Desa Wisata Lereng Merapi

Posted on 31 July 2008 by kallaskuba.
Categories: Info.
 

Desa Wisata Lereng Merapi

Wisata Alam Pedesaan yang menggambarkan keadaan desa masa lalu kini banyak dirindukan oleh banyak orang yang terbelenggu rutinitas kerja, baik di sektor industri maupun pemerintahan yang kadang menjemukan karena irama kerja yang monoton. Di lereng Merapi di wilayah paling utara Daerah Istimewa Yogyakarta, bekas desa yang diterjang awan panas Merapi kini jadi perkampungan kosong yang sunyi namun indah dan tenang. Di samping udara yang dingin di sepoi angin lembah yang nikmat diantara hijaunya pinus dan belukar di selingi tanaman palawija terasa mengingatkan desa di masa lampau yang kini sukar untuk ditemukan lagi di era derasnya modernisasi pemukiman yang berorientasi kompleks perumahan yang bentuknya hampir seragam kadang menjemukan dan bikin suntuk pikiran yang penat.

Tempat tersebut Desa Tritis dan Turgo yang telah di tinggalkan oleh penghuninya namun kadang-kadang di tengok oleh yang punya yang kini sudah di mukimkan di tempat yang lebih aman dari jangkauan awan panas Merapi yang kadang-kadang tidak bersahabat dengan penghuni di sekitar kaki Gunung yang perkasa di Tanah Jawa ini. Bangunan - bangunan rumah tradisional Jawa yang masih terbuat dari kayu dan bambu ini masih banyak dan terawat. Dengan lampu minyak yang seadanya menimbulkan kenangan masa lalu bagi orang-orang yang pernah di besarkan di pedesaan pada masa lalu. Perkampungan ini sekarang dikelola oleh orang-orang dengan manajemen yang amat sederhana.

Bagi Wisatawan yang ingin menyewa rumah ini dengan tarip di bawah losmen kelas melati. Di sini tersedia juga dapur namun dengan bahan bakar kayu yang untuk memasaknya jadi benar-benar sangat tradisional karena penerangan juga pakai lampu minyak klop sudah dengan suasana alam lereng Merapi sang sunyi dan tenang yang menawan sukma. Cocok untuk peristirahatan bagi wisatawan yang berasal dari kota-kota besar yang dulunya terlahir dan besar atupun pernah menikmati kehidupan alam Pedesaan jadi bisa untuk nostalgia dan obat menghilangkan stres. Disini juga tersedia orang-orang yang siap jadi tukang urut tapi tukang urut beneran yang bisa mengendorkan urat-urat yang kaku dari penduduk desa sekitar yang memang mahir secara alami.

di ambil dari pintunet.com

Jalan Lain menuju Merapi, Indah tapi Bahaya

Posted on by kallaskuba.
Categories: Info.

Jalan Lain menuju Merapi, Indah tapi Bahaya

Gunung merap memang salah satu ciptaan Tuhan yang patut kita kagumi, meski gunung ini paling sering meletus. Bagi pencita alam yang ingin mendaki gunung merapi ini ada dua jalur utama, yang pertama dan selatan, Kaliurang. Tempat ini merupakan daerah wisata yang sangat menarik, dari Kaliurang kita masuk menuju desa Kinaharjo, sini air harus sudah dipersiapkan secukupnya untuk persediaan mendaki maupun turun.

Waktu yang dibutuhkan 6 jam, lewat jalan setapak sampai Kendit, yang merupakan batas vegetasi. Kemudian kita melewati banyak batuan besar maupun kecil yang labil. Setibanya di puncak, kita dapat berjalan-jalan untuk melihat kawah belerang dan puncak tertingginya dinamakan Puncak Garuda, yang suhunya antara 10 C - 15 C

Jalur yang kedua, melalui jalur utara yaitu dengan melewati desa Selo Kabupaten Boyolali. Perjalanan memakan waktu selama 4-5 jam perjalanan, lewat Selo lebih dekat. Di Selo persediaan air harus dicukupi, karena dalam perjalanan rnenuju puncak sudah tidak ada mata air. Jalan setapak dan Selo terus menanjak dan akan ditemui hutan Pinus, setelah perjalanan 2 sampai 3 jam kita akan sampai diperbatasan hutan dan daerah berpasir. Dari sini kita benjalan langsung ke Puncak Garuda selama 1 - 2 jam. Jika lewat Selo pemandangannva lebih indah bila dihandingkan dengan lewat Kaliurang tetapi cukup berbahaya.

Gunung Merapi seningkali meminta korban. bahkan bisa dikatakan hampir setiap tahun terjadi korban, baik terjatuh maupun terkena longsoran batu. Karena Gunung Merapi rnemiliki batuan volkanis yang sangat labil serta tajam, maka diharapkan para pendaki mempersiapkan pendakian dengan sebaik-baiknya, fisik mental dalam pendakian.

di ambil dari pintunet.com

Gunung Merapi - Yogyakarta (Tujuan Wisata)

Posted on by kallaskuba.
Categories: Info.

Merapi Ku Cantik..2.959m Dpl

Kesana pengen nyoba aja. Kayaknya menantang karena walaupun tingginya ga setinggi gunung lawu or gunung sumbing lebih ke jalur pendakiannya yang terjal. Waktu itu aku lewat jalur pendakian selo boyolali…tapi bisa juga lewat yogyakarta yaitu kaliurang. Kalau saya lihat merapi dari jauh mengingatkan saya sama tumpeng Karena memang bentuknya kayak tumpeng lagi terdiri dari separuhnya pepohonan dan separuhnya terdiri dari bebatuan…cantik, eksotik…sebenarnya yang paling ,menyebalkan kalo naik ke gunung merapi adalah letak basecampnya yang jauh sekali..dari pemberhentian angkutan terakhir…

Waktu itu saya n teman-teman memutuskan untuk naik malam hari agar lebih menghemat tenaga dan bisa sampai puncak pagi harinya. Dari base camp kami start jam 10 malam, kami kira-kira akan menepuh perjalanan kira-kira 4 jam sampai tempat kami akan mendirikan tenda setelah pos dua…di gunung merapi tidak terdapat pos-pos pendakian seperti gunung-gunung yang lain…hanya terdapat pos-pos bayangan seperti shelter satu, shelter dua, patok satu, patok dua..untuk memudahkan para pendaki dapat mematok mereka telah sampai mana…di merapi jarang ada tempat yang datar..

hanya setelah patok dua ada tempat datar yang biasa nya di sebut singgasana…atau agak kebawah setelah patok dua terdapat dua aku yang biasanya di huni para pendaki yang malas atau tidak membawa tenda…disini juga terdapat tanah datar yang pemandangannya cukup indah, dari sini kita bisa melihat kerlip - kerlip lampu kota boyolali dan kota solo…perjalanan cukup memlelahkan…kami memutuskan untuk beristirahat di gua…dan saya sendiri tidur di luar aku cukup dengan jaket dan sleeping bag…sambil minum kopi dan makan mie rebus plus melihat kerlap-kerlip lampu kota…indah banget…suhunya sekitar 5 derajat sampai -4 derajat,..

karena besok pagi harus melanjutkan perjalanan ke puncak merapi (puncak garuda)di sekitar jika malam hari akan tercium bau pohon edelwies yang sangat khas..kalau siang kita bisa melihat hamparan ladang edelwies(bunga abadi katanya)…pagi hari sekitar jam 5 saya bangun dan bersiap-siap melanjutkan perjalanan ga lupa sarapan seadanya yang penting perut ga kosong, ehh lupa…matahari terbit… SUBHANALLAH indah sekali…perjalanan dilanjutkan ke pasar bubrah (pasar setan) kira-kira 1 jam, kenapa disebut pasar setan..konon kata orang kalo kita ngecamp disana kita bisa melihat pasar tapi yang dijual bukan kebutuhan2 seperti dipasar biasa melainkan jantung, kepala, otak, tangan DSb..hiii takut.

Secara fisik pasar bubrah(pasar setan) merupakan hamparan bebatuan besar-besar…akibat lahar vulkanik…saya sempat beristirahat mengatur nafas karena walaupun baru jam 6 pagi terasa sudah sangat siang, dari pasar bubrah menuju puncak lawu dengan sudut kemiringan 45 derajad kira-kira membutuhkan waktu sekitar 1-2jam perjalanan, dengan medan yang berbatu dan terjal, dan haruslah hati-hati berpijak kaki karena batu-batuan sekitar tidak stabil yang bisa menyebabkan terpeleset…saya juga harus menghemat air karena di puncak gunung merapi tidak terdapat mata air, dan mengatur nafas sebaik mungkin, karena bau belerang dari perut gunung merapi mulai terasa, akhirnya saya dan teman-teman sampai di puncak gunung merapi (puncak garuda).

dari sini kita bisa gunung merbabu..yang tepat berada di depan gunung merapi, lalu gunung sindoro, sumbing,kalau cerah kita bisa liat juga kota yogyakarta dan magelang,lalu kita juga bisa melihat kawah aktif..lalu kawah matinya curam sekali…saya mencoba ke dasar kawah mati tersebut dan saya membayangkan jika masih ada laharnya gimana yaaa?? atau tiba-tiba gunung ini meletus gimana yaa??hehehehe, saya merasakan kepusana plong akhirnya sampai di puncak merapi juga,,saya juga merasakan betapa kecilnya saya..ini semua anugrah ALLAH SWT…secara fisik puncak merapi datar…

disebut puncak garuda karena ada satu batu pas puncaknya yang mirip dengan burung garuda..walaupun saya fikir darimana miripnya???..setelah foto-foto, sudah jam 9 kami memutuskan untuk turun karena bau belerang yang sudah menyengat, takut keracunan…dan kami pun memutuskan langsung turun gunung.. secara fisik merapi memang sangat terjal bebatuannya banyak sekali..kita harus berhati-hati agar tidak terperosok kejurang-jurang merapi………….jika kalian suka tantangan coba ke merapi….

diambil dari pintunet.com

Kiat Mendaki Gunung Merapi

Posted on by kallaskuba.
Categories: Tips ajah.

KIAT MENDAKI MERAPI DENGAN NYAMAN

anda bosan dengan petualangan yang itu itu aja kenapa ndak mencoba gunung merapi yang masih ada story dengan yogyakarta dengan triloginya MERAPI,KRATON,PANTAI SELATAN (PARANGTRITIS)….anda akan menjumpai pemandangan yang bagus apalagi anda memang sengaja mengatur waktu muncak anda pas pada saat sunrise anda akan melihat pemandangan yang menakjubkan….dan dipuncak anda akan dapat melihat lahar merapi yang dahsyat tapi hati hati dibibir kawahnya….sangat berbahaya men……pendakian merapi dari kaki ampe puncak cuma sekitar 6 jam tapi anda harus tetap waspda dengan batu batu yang masih labil jika anda rombongan jangan mendaki dengan formasi berbaris lurus mendekati puncak..tetapi lebih aman dengan formasi zigzak…dan selama perjalanan anda harus kontrol dan jangan membawa kebiasaan jelek anda bersatulah dengan lingkungan dalam keadaan damai..

jangan sembarangan ngomong jorok jika anda tidak ingin ketemu sama MAHLUK TAK KASAT MATA….ini benar sobat….jika anda pengen nyaman….ingatlah prinsip gua ini ……JIKA AKU BAIK AMA LINGKUNGAN MAKA LINGKUNGAN PUN AKAN BAIK AMA GUA…..percaya deh…dan jangan buang sampah sembarangan dan merusak tanaman …jika anda melakukan ini mungkin yang kalian hadapi disini adalah mahluk yang kasat mata …yaitu team pengawas MERAPU MERBABU,mereka adalah kumpulan kelompok-kelompok pencinta alam dari berbagai daerah yang merasa bertanggung jawab terhadap kelestarian,keamanan para pendaki,fungsi kontrol terhadap alam gunung merapi dan gunung merbabu….sebelum naik lapor dulu deh ke posko biar data anda di catat hal ini sangat penting untuk mengetahui berapa pendaki yang naik pada hari itu,berapa yang udah turun dan berapa yang belum turun dan jika terjadi sesuatu terhadap pendaki bisa sedini mungkin diantisipasi….dan jika anda pada waktu pendakian terkena badai usahakan mengatur waktu perjalanan dan pemilihan lokasi yang baik untuk berlindung atau ngecamp karena sepanjang perjalanan ke puncak merapi keadaan sekitar sudah gersang dan jarang ditumbuhi pepohonan yang besar akibat terpaan lahar dan para penebang liar, hal ini penting karena badai sering juga muncul tak diduga duga dalam petualangan ke merapi ……jadi tunggu aplagi ….selamat mencoba dan jgn lupa jika anda ketemu yg tak kasat mata salam dari gua SILALAHI…….bilangin gua kangen…dan salam buat pengawas disana …selamat minum kopi….

 diambil dari pintunet.com

Halo dunia!

Posted on 8 July 2008 by kallaskuba.
Categories: Welkommen.

Akhirnya terwujud juga angan angan ku tuk bikinin Kallaskuba sebuah blog.

alo mo add friendster ni alamatnya :  ariez_indie at yahoo.com

okey……………….salam buat semua komunitas pecinta alam, dan alam maya hehehehe

skuba kallaskuba